• Home
  • Abous Us
  • Bursa Info
  • Bursa Event
  • Bursa Product
  • Bursa Opini
  • Contact Us
Register

Jika anda belum terdaftar, silahkan klik di sini untuk mendaftar menjadi member

Live Chat

Silahkan klik untuk chat langsung dengan kami.
Harap sabar menunggu giliran dijawab.
Online Contact
Offline
YM ID: bursnet

Member
  • Promosi Bursa Product
  • Terms of Service
  • Saran untuk member
Terbaru
  • 5 Modus Perampasan Mobil di Jalan Tol yang Wajib Diwaspadai
  • Wine Sehatkan Jantung
  • Review: Rumah Jamur
  • Lampu LED floodlight outdoor
  • Coffee Maker murah dan menghasilkan kopi enak & nikmat
Bursa Info
  • Umum
  • Hoax atau Berita Bohong
  • Bursa Resto
  • Bursa Resep
  • Tip Praktis
  • Comtronic Corner
  • Kesehatan
  • Inspirational
  • Bermain Sains





Forgot login?
Register

Dari Camcorder ke CD

postdateiconSenin, 16 May 2005 07:00 | PDF | Cetak | Surel
Penilaian Pengguna: / 5
JelekBagus 
Comtronic Corner

Anda baru membeli sebuah camcorder dan mulai merekam di sana-sini dengan gaya seorang sutradara kawakan.
Setelah anda selesai merekam dan akan memamerkan hasil rekaman tersebut kepada teman-teman anda, anda baru menyadari bahwa anda harus membawa camcorder untuk memainkan hasil rekaman tersebut. Selain itu, hasil rekaman anda juga menampilkan adegan-adegan yang sebenarnya tidak anda kehendaki untuk dilihat oleh teman anda.

Setelah melihat hasil rekaman tersebut ada beberapa teman anda yang ingin mendapatkan copy rekaman tersebut, sedangkan tidak ada satu pun teman anda yang memiliki camcorder sehingga meng-copy video tersebut dari satu camcorder ke camcorder adalah bukan ide yang baik.

Dengan semakin murahnya CD/DVD writer dan medianya, tampaknya masalah anda dapat terpecahkan jika anda bisa memindahkan sebagian isi camcorder anda (tidak termasuk bagian yang privat) ke dalam CD/DVD, kemudian memberikan CD/DVD tersebut kepada teman anda.
Tapi pertanyaan selanjutnya adalah "bagaimana caranya?"

Ada beragam bentuk media penyimpanan camcorder, dari tape sampai DVD atau pun harddisk.
Tapi kebanyakan camcorder di pasaran pada saat ini masih memakai tape sebagai media penyimpanan hasil rekaman.

Walau pun tape tersebut bisa beragam ukuran dan teknologinya (VHS, digital-8, MiniDV, MicroMV, dll), tapi mereka mempunyai satu kesamaan yaitu kelemahan media tape yang akan cepat menurun kualitasnya dengan semakin banyak dipakai.
Hal tersebut terjadi karena sifat dari pemanfaatan media itu sendiri yaitu digesek dengan head pembaca pada pemutar (player) tape tersebut.
Selain itu, tidak banyak orang yang memiliki pemutar tape video (dari hasil camcorder) sehingga jika anda ingin memperlihatkan hasil rekaman anda, anda harus menggunakan camcorder juga.

Berbeda dengan tape, CD/VCD/DVD, dibaca secara optik yaitu dengan menyorotkan laser kekuatan lemah pada permukaan piringan tersebut untuk membaca data yang disimpan padanya.
Dengan demikian, kemungkinan kerusakan karena gesekan adalah sangat kecil bahkan bisa dibilang tidak ada.
Dengan demikian, maka CD merupakan media penyimpan yang lebih baik karena kecil kemungkinan mengalami kerusakan akibat pemakaian.
Bahkan ada sejumlah literatur yang menyatakan bahwa umur pakai sebuah CD adalah 30 s/d 100 tahun.

Tapi, bagaimana memindahkan data video dari camcorder ke CD?
Well, sebelum anda mulai memindahkan data tersebut, ada sejumlah peralatan yang dibutuhkan yaitu:

*
Camcorder yang memiliki output IEEE-1394 (alias DV output alias Firewire)
Sebenarnya USB juga bisa digunakan tetapi sangat disarankan untuk memilih menggunakan Firewire karena transfer speed yang lebih bagus dan stabil sehingga kualitas video yang dipindahkan relatif tidak berubah.
Selanjutnya artikel ini akan mengasumsikan penggunaan Firewire.
*
Port Firewire di komputer yang akan digunakan.
Anda bisa membeli card tambahan untuk komputer anda, tapi komputer model mutakhir sudah memiliki port ini.
*
Kabel Firewire
Pastikan salah satu konektor kabel tersebut cocok dengan camcorder anda sedangkan ujung yang lain cocok dengan port Firewire di komputer anda.
Konektor Firewire cuma ada 2 jenis yaitu yang besar dan yang kecil sehingga anda hanya perlu mengingat ukurannya.
*
Software video capture
Software ini akan digunakan untuk mengambil video dari camcorder lewat Firewire kemudian di-convert menjadi format MPEG (2 untuk DVD/SVCD atau 1 untuk VCD)
Anda bisa mencari di Download.com atau situs-situs lainnya yang menyediakan software freeware, shareware mau pun demo.
Atau anda mau menggunakan software-software yang sudah mapan seperti Pinnacle Studio atau Adobe Premier.
Menurut pengalaman Bursa Internet, software Pinnacle Studio lebih mudah digunakan dibandingkan Adobe Premier.
Pada kesempatan ini, Bursa Internet menggunakan Pinnacle Studio 9 sebagai software referensi.
*
Harddisk dengan kapasitas yang besar.
Sesuaikan kapasitas harddisk yang anda gunakan dengan spesikasi software video capture yang anda gunakan.
Selain itu, siapkan tempat untuk menampung hasil capture yaitu sekitar 12.5 GB (iya, tidak ada salah tulis di sini, memang yang dimaksud adalah Gigabyte) untuk video sepanjang 60 menit jika anda ingin meng-capture video dengan kualitas terbaik (DV)
Atau jika anda ingin meng-capture dengan kualitas MPEG 2 (DVD), anda "hanya" perlu menyediakan sekitar 2.65 GB untuk 60 menit video.
Jika anda cuma memerlukan kualitas VCD, maka diperlukan 592 MB untuk meng-capture 60 menit video.
Selain itu, jangan lupa siapkan kapasitas yang cukup untuk menampung hasil "render" dan ruang kerja si software itu sendiri, untuk mudahnya, siapkan 2 kali lipat dari hasil output yang diinginkan.
Contoh:
Jika ingin meng-capture 60 menit video dengan kualitas DV, kemudian hasil akhir yang ingin didapat adalah DVD, maka siapkan: 12.5 GB (untuk DV) dan 2 X 2.65 GB (untuk hasil akhir) sehingga total diperlukan sekitar 17.8 GB.
Bursa Internet menyarankan untuk tidak terlalu pelit dalam menyediakan kapasitas harddisk ini, jadi sebaiknya siapkan 20 GB untuk proses ini.
*
Memory komputer yang memadai
Disarankan untuk menggunakan memory minimum 512 MB
*
CD writer atau DVD writer
*
Software CD writer atau DVD writer
Sama seperti software video capture, ada banyak software yang tersedia, tapi Bursa Internet menggunakan Nero Burning sebagai software acuan pada tulisan ini.
*
CD R atau DVD R kosong
Untuk DVD video, sebaiknya menggunakan DVD -R dibandingkan DVD +R karena ada beberapa DVD player (biasanya yang sudah agak kuno) tidak bisa menjalankan DVD +R

OK, setelah anda menyiapkan perlengkapan tersebut, anda bisa mulai proyek anda yang pertama dalam video editing:

*
Install software video capture
*
Pasang kabel Firewire ke komputer dan ke camcorder
*
Hidupkan camcorder dan jalankan software video capture
*
Pilih menu Capture, di layar akan tampak gambar sebuah camcorder dan sebuah monitor yang menampilkan video yang ada pada camcorder tersebut.
*

Pada gambar camcorder tersebut ada sejumlah tombol, antara lain tombol play, rewind, forward, dll.
Dengan meng-klik pada tombol-tombol tersebut, anda bisa mencari bagian video yang hendak anda capture.
Jika anda ingin meng-capture seluruh isi camcorder, maka rewind camcorder tersebut hingga posisi awal tercapai.

*
Pilih kualitas hasil capture yang diinginkan (DV, DVD, SVCD, VCD, atau preview)
*
Software akan meminta lokasi penyimpan video hasil capture.
*
Setelah selesai meng-capture, tiba saatnya anda melakukan penyuntingan atau editing, pilih menu Edit
*
Pilih file hasil capture tersebut lewat tombol "Select video"
*
Pada layar akan ditampilkan scene dari file tersebut.
Satu scene pada video hasil capture adalah satu sesi antara anda mulai merekam dengan camcorder sampai anda menekan tombol stop atau pause.
Jadi, jangan heran kalau anda melihat banyak scene pada hasil capture anda karena tentunya anda tidak melakukan perekaman non-stop dari awal sampai akhir tape.
*
Tarik scene-scene tersebut ke storyboard yang ada di bawah.
Urutan letak scene tersebut akan menjadi urutan film atau movie yang anda buat.
Sekarang anda juga bisa mengerti mengapa dalam proses pembuatan film, si sutradara dapat memerintahkan shooting adegan akhir dulu sebelum adegan awal.
Pada tahap editing ini, si sutradara dapat mengatur peletakan adegan-adegan tersebut sehingga membentuk suatu cerita.
*
Tiap scene yang anda tarik ke storyboard membentuk video klip.
Jika anda meng-double-click video klip tersebut, maka akan muncul layar edit untuk video klip. Silahkan tentukan bagian video klip yang nantinya akan membentuk film dengan menggeser-geser pembatas video klip.
Video klip yang akan disertakan dalam proses "render" adalah bagian yang berada di antara ke dua pembatas tersebut.
*
Anda juga bisa memasukkan satu scene berkali-kali ke dalam storyboard.
Di sini anda bisa melihat bagaimana orang membuat efek berulang seperti yang sering dilihat pada film-film komedi.
*
Anda juga bisa membuat efek slow motion pada video klip.
*
Setelah scene-scene yang ingin anda masukkan (anda tidak harus memasukkan semua scene yang ada) sudah anda masukkan ke storyboard, dan setiap video klip sudah anda edit sehingga hanya menampilkan bagian yang ingin anda sertakan pada film anda, maka anda bisa mulai menentukan transisi antara satu video klip ke video klip yang lain.
Tentunya anda pernah melihat film yang pada saat beralih adegan, layarnya terlihat seperti halaman buku yang dibuka; Itu adalah hasil dari efek transisi antara satu video klip ke video klip lainnya.
Anda bisa memilih sejumlah transisi yang ada dan menariknya untuk diletakkan pada antara dua video klip.
*
Setelah selesai, coba putar film anda dengan meng-klik tombol play pada monitor kecil yang ada pada tampilan software tersebut.
*
Setelah anda melihat bahwa segala sesuatunya sesuai dengan yang anda kehendaki, maka tiba saatnya untuk me-render film tersebut.
Mungkin anda sudah ingin tahu apa itu proses "render" yang sedari tadi selalu disebut-sebut.
Proses render adalah proses penyesuaian resolusi dari satu format video ke format lainnya; Proses penyesuaian ini dilakukan frame demi frame sedangkan satu detik film memiliki paling tidak 20 frame; Bisa anda bayangkan berapa lama yang dibutuhkan untuk me-render film 1 jam.
*
Anda bisa mulai dengan meng-klik "Make Movie" kemudian tentukan hasil akhir yang anda ingin dengan meng-klik "Setting"
*
Setelah anda meng-klik "Create MPEG file", software akan meminta lokasi dari file hasil render.
Komputer anda akan mulai bekerja membuat file MPEG seperti yang telah anda tentukan, sedangkan anda sendiri bisa bersiap-siap untuk tidur karena proses render ini memakan waktu yang lama.
*
Anda terbangun setelah proses render selesai.
*
Uji sekali lagi file hasil render tersebut dengan menggunakan Windows Media Player.
Jika anda sudah cukup puas (biasanya anda tidak bisa "sangat puas" pada percobaan pertama) hasil tersebut, anda bisa mulai menyiapkan software VCD/DVD burning serta CD/DVD kosong.
*
Setelah software burning dijalankan dan CD/DVD kosong dimasukkan ke dalam CD/DVD writer, pilih VCD/SVCD/DVD (sesuaikan dengan setting render yang anda pilih di atas) pada wizard dari Nero kemudian tarik file hasil render tadi ke dalam ruang kosong tempat file-file dari VCD/SVCD/DVD yang akan dibuat.
*
Setelah selesai, maka tinggal pilih menu "Burn" dan abrakadabra! Anda telah menjelma menjadi seorang pembuat film.

Keterangan proses di atas memang sangat singkat.
Kami mengerti bahwa mungkin pada saat anda mempraktekkan proses tersebut, anda mengalami kesulitan.
Dengan senang hati, kami di Bursa Internet akan mencoba membantu anda.
Silahkan layangkan pertanyaan anda ke Bursa Opini

 

 

 

Comments  

 
0 #9 the.william@ymail.com 2010-07-16 09:34
kenapa kaset dvd yang saya buat ada player dvd yang bisa memutarnya dengan lancar dan ada yang macet-macet...itu kenapa ya???saya takut file yang saya buat salah,maka saya beli kaset dvd yang bisa di putar di player tersebut saya langsung copy,tetapi hasilnya tetap macet-macet berarti bukan file saya yang rusak...itu kenapa ya?? :cry: stress banget nih..apa karena kepingan dvd,computer saya,atau nero saya??
Quote
 
 
0 #8 william 2010-07-16 09:24
kenapa kaset dvd yang saya buat ada player dvd yang bisa memutarnya dengan lancar dan ada yang macet-macet...itu kenapa ya???saya takut file yang saya buat salah,maka saya beli kaset dvd yang bisa di putar di player tersebut saya langsung copy,tetapi hasilnya tetap macet-macet berarti bukan file saya yang rusak...itu kenapa ya?? :cry: stress banget nih..apa karena kepingan dvd,computer saya,atau nero saya??
Quote
 
 
0 #7 yadi.cm 2009-05-06 18:33
Saya sudah buka usaha kecil-kecilan video shooting, selama ini hanya transfer ke VCD,
saat-saat ini banyak permintaan ke DVD, yang ingin saya tanyakan ketika kita input dari Handycam ke PC ( format apa yang efektif, saya sudah coba pakai DV tapi waktu rendernya lama bangat sampai kurang lebih 5 jam..

Terima kasih atas jawabanya.
Quote
 
 
0 #6 irwan 2008-09-06 19:58
:-? saya punya sebuah camcoder tapi saya ga punya kabel firewirenya, biasanya saya lewat kabel usb,masalah saya adalah di pinacle studio, saat saya jalankan saya hanya bisa melihat tutorialnya saja, bila saja jalankan tidak bisa,tanpa ada instruksi apapun, kenapa??????dan type data hasil camcoder saya mpg, tapi knp ga bisa dibuka di wmp bawaan office 2002?
Quote
 
 
0 #5 Deni 2008-08-21 16:18
mengenai capture, saya juga pernah prustasi dengan mslah yg satu ini. Saya juga pernah coba Plug Handycam Sony ke Notebook saya melalui port IEEE 1394 (texas instriment OHCI compliant IEEE 1394 Host Controller) hasil nya adalah sama dengan anda Null. Windows tdk dpt mendeteksi Handycam, pdhal Port IEEE 1394 berjalan dgn baik di Device Manager.

Berikut Hal2 yg sudah sy jalankan di PC saya :

1. Sbagian org bilang Win XP 2 Bermasalah buat Port IEEE 1394, stelah saya coba di win 2000 Hasil masih tetap sama Null

2. Sbagian org bilang Jgn lupa colokan AC Adapter Handycam anda ketik mencapture.. hasil Masih tetap Null

Stelah prustasi dengan Port 1394 di notebook saya, akhirnya saya membeli sebuah Firewire Card/IEEE 1394 PCI dgn harga 60rb. Yang terjadi adalah ... Alhamdulillah, Puji tuhan semua berjalan dengan baik. Kini saya telah berhasil mencapture MiniDV saya di PC.

Kalo menurut pendapat saya, permasalahan utama kenapa IEEE 1394 tdk terdeteksi : Antara Kabel IEEE 1394 dan Port IEEE 1394 itu adalah mslhnya, mungkin Kabelnya yg rusak.
Quote
 
 
0 #4 andri 2008-08-19 03:13
saya punya camcoder, nah saya pengen capture lwt firewire IEEE 1394 (texas instriment OHCI compliant IEEE 1394 Host Controller) / firewire biasa bkan bawaan macemnya dari pinancle. nah udh saya jalanin step-by-step, namun camcoder saya selalu ga ke detect dan otomatisnya ga akan bisa melakukan peng capturan. saya menggunakan XP Sp2..MOhon pencerahannya..Thanks..Via email aja ya. klo bisa..Blsnya
Quote
 
 
0 #3 joanda 2008-08-05 17:31
sy ttgu jawabanyanull
Quote
 
 
0 #2 Hendra 2007-12-28 21:06
Saya Mau Tanya Kenapa? Setiap CD/DVD yang Sudah Di Edit Trus Disetel Di DVD player Selalu ada Macet. Seperti Kaset Rusak. terima kasih Atas Jawabannya ?
Quote
 
 
0 #1 eko 2007-12-17 02:06
tanya nich?
dikaset vcd lagu2 itu filenya berbentuk AVSEQ mov.perbedaannya dg dvd/svcd apa
dan bagusan mana?makasih
Quote
 
Refresh comments list
RSS feed for comments to this post

Add comment


  1. Dilarang berdagang atau beriklan di kolom komentar ini. Silahkan masukkan iklan anda di Bursa Product (http://www.bursainternet.com/bursa-product), untuk cara beriklan gratis di Bursa Internet ini, silahkan lihat Promosi Bursa Product (http://www.bursainternet.com/promosi-bursa-product)

  2. Untuk non-member Bursa Internet, komentar akan dimoderasi, jadi harap sabar menunggu hasil moderasi

  3. Bursa Internet tidak wajib untuk menjawab pertanyaan yang dilayangkan lewat kolom komentar ini


Security code
Refresh

Send
Cancel
JComments

Bursa Product

Lampu LED floodlight outdoor

Selengkapnya...

Artikel2 lain

  • Tuhan...Beri aku waktu 1 jam saja...
  • Berkomputer dengan software gratis dan bersih
  • Saran: Update selalu profile anda
  • Penjelasan Teh Sosro beracun
  • Petuah Bill Gates
  • Burundanga
  • Telepon Gratis dengan Skype
  • Earphone untuk bertelepon lewat internet

Terpopuler

  • Khasiat Jahe Merah
  • Memilih Layanan Internet
  • Patah Tulang Tak Mesti Dioperasi
  • Tips Memilih Camcorder
  • Telepon Gratis dengan Skype
  • Khasiat Apel
  • Crepes istimewa buatan sendiri
  • Harry Potter 7 - Cerita Asli dan Spoiler

Comtronic Corner

  • Hacker dan Firewall
  • Tips Memilih Camcorder
  • Memilih Layanan Internet
  • Berbagi Internet di Rumah
  • Tips membuat web tanpa mengeluarkan uang

Copyright © 2003-2011 Bursa Internet
All Rights Reserved.