Jum'at, 30 Juli 2010, 00:32:53 WIB

HomeBursa EventBursa ProductsBursa InfoBursa OpiniContact UsAbout Us
Home arrow Bermain Sains arrow Warna-warna bayangan
Member
Cerita Silat
Profil Anda
Private Message (PM)
Daftar Member
Promosi Bursa Products
Kirim Artikel
Body Mass Index (BMI)
Games
Terms of Service
Saran untuk member
Artikel Terbaru
Populer
Warna-warna bayangan
Selasa, 07 November 2006

Percobaan ini datang dari observasi saya ketika menyiapkan pertunjukan sains. Saya sedang di sebuah sekolah, yang mempunyai sebuah panggung (dalam banyak tempat, saya melakukannya di kafetaria, perpustakaan, dll) dan seseorang telah menyalakan sejumlah lampu berwarna bersama dengan lampu panggung biasa. Ketika saya sedang bersiap-siap, saya melihat sesuatu yang aneh pada bayangan. Untuk melihatnya sendiri, anda memerlukan:

  • Sebuah ruangan yang gelap
  • Sebuah lampu putih
  • Sebuah lampu merah (warna yang lain juga bisa dipakai, tapi saya mendapati bahwa dengan lampu merah akan lebih mudah melihatnya)

Anda dapat membeli sebuah lampu merah yang murah di kebanyakan toko hardware, atau mungkin anda sudah memiliki beberapa lampu warna-warni di rumah sebagai dekorasi Natal atau hari raya lainnya. Usahakan untuk mendapat lampu putih dan berwarna dengan tingkat cahaya yang kurang lebih sama. Saya memakai lampu merah 40 watt dan lampu putih 100 watt, tapi saya tetap dapat menggunakannya dengan memakai tudung lampu sehingga lampu putih dapat diredupkan sedikit.

Pertama-tama, sorotkan cahaya lampu putih ke dinding yang putih. Taruh tangan anda di antara lampu dan dinding dan perhatikan dengan seksama bayangan yang terbentuk. Perhatikan bayangan pada saat anda menggerakka jari-jari anda. Lihat apakah anda dapat membuat bayangan yang menyerupai burung, buaya, atau dinosaurus favorit anda. Saya berhasil membuat bayangan yang tampak persis seperti tangan saya. Bayangan tersebut tampak normal, daerah gelap pada dinding yang putih.

Matikan lampu putih dan nyalakan lampu merah. Coba untuk membuat bayangan lagi. Hasilnya kurang lebih sama, kecuali bahwa dindingnya tampak merah, bukan putih seperti sebelumnya. Bayangan yang terbentuk tetap gelap.

Nah, sekarang mulai menarik. Atur kedua lampu pada jarak kira-kira 1 kaki (30cm) satu sama lainnya, kemudian nyalakan lampu-lampu tersebut. Dengan kedua lampu menyala, dinding akan tampak putih. Cahaya putih cenderung menutupi merah.
Letakkan tangan anda untuk membentuk bayangan lagi. Akan tampak dua bayangan sekarang. Satu bayangan berwarna merah dan satu lagi berwarna........ hijau?
Darimana datangnya warna hijau?

Well, bayangan itu sebenarnya tidak benar-benar hijau. Ia tampak hijau, tapi itu adalah akibat dari cahaya merah di sekelilingnya.
Kita sudah mencoba pada eksperimen yang lalu bahwa jika anda menatap pada obyek berwarna merah terang, dan kemudian mengalihkan pandangan anda, maka anda akan melihat bayang-bayang hijau. Sel-sel sensitif warna pada mata anda akan "kelelahan" setelah melihat warna merah, sehingga ketika anda mengalihkan pandangan, mereka akan lebih bereaksi pada warna-warna lain selain merah, menimbulkan bayang-bayang hijau.

Hal yang serupa terjadi pada bayangan. Jika anda fokus dengan cermat pada bayangan hijau tersebut dan mematikan lampu merah, anda ayang melihat bahwa ia tidak berubah warna, tapi bayangan tersebut tidak lagi terlihat hijau. Saya tahu bahwa hal ini terdengar agak kontradiksi, tapi jika anda mencobanya, maka anda akan melihat apa yang saya maksud. Walaupun mengetahui apa yang terjadi, saya harus menyalakan dan mematikan lampu beberapa kali untuk meyakinkan diri saya sendiri.

Anda sebaiknya mencoba dengan warna lain. Sebuah lampu merah akan menghasilkan bayangan berwarna merah.
Warna apa yang anda pikir akan didapat jika menggunakan lampu kuning? Ungu! Sungguh! Well, jika anda tidak percaya, anda bisa mencobanya sendiri.

Menulis komentar
  1. Pertanyaan yang ditujukan kepada Bursa Internet atau penulis artikel di atas, harap dikirimkan lewat Bursa Opini atau kirim lewat pm. Kami akan berusaha mencari jawabannya.
  2. Komentar atau saran yang ditujukan kepada Bursa Internet, harap dikirimkan lewat Contact Us.
  3. Harap menjaga agar isi komentar tetap relevan dengan artikel yang dikomentari; Komentar yang tidak ada hubungannya dengan artikel yang dikomentari, tidak akan ditayangkan.
  4. Iklan hendaknya dimasukkan ke Bursa Products. Silahkan lihat Promosi Bursa Products untuk mengetahui tata cara beriklan di Bursa Products
  5. Komentar yang bersifat serangan SARA atau terhadap pribadi, sama sekali tidak diperkenankan.
  6. Mari kita bersama menjadikan Bursa Internet ini sebuah web site untuk menjalin persahabatan dan bukan untuk membuat permusuhan.
  7. Kami kembali memberikan akses untuk umum, mudah-mudahan tidak ada yang menyalah-gunakannya.
Nama:
Title:
BBCode:Web AddressEmail AddressBold TextItalic TextUnderlined TextQuoteCodeOpen ListList ItemClose List
Komentar:



Code:* Code
Saya ingin dihubungi via email ketika ada komentar baru


Tambahkan sebagai favorit (67) | Kutip artikel ini di web site anda | Views: 1591

Komentar (2)
RSS comments
1. 31-03-2010 20:58
 
saya gak usah kyk gitu. melihat 1 lampu putih pun sudah keluar warna neon
Guest
 
nabila
2. 18-05-2007 22:06
 
rama
komentar saya bagus lah. tapi, boleh saya tanay sesuatu tentang lampu. say aaktif di teater. sekarang saya dituntut untuk jadi penata lampu, lampu warna apa saja yang harus saya siapkan untuk setting malam hari??please yah. sebelum dan sesudahnya terimakasih. oh ya kalo bisa dengan persentase lampu juga.
Guest
 
ramlan, www.rama_7wijc@yahoo.com

 
< Prev   Next >

Top 20
We have 89 guests online
Bursa Info
Umum
Hoax atau Berita Bohong
Bursa Resto
Bursa Resep
Tip Praktis
Comtronic Corner
Kesehatan
Inspirational
Bermain Sains
 
© 2006 Bursa Internet
Powered by JANOKO.com
Best viewed in 1024x768 or more