Jum'at, 30 Juli 2010, 00:25:47 WIB

HomeBursa EventBursa ProductsBursa InfoBursa OpiniContact UsAbout Us
Home arrow Umum arrow Rakyat High-Class, Tapi KATRO
Member
Cerita Silat
Profil Anda
Private Message (PM)
Daftar Member
Promosi Bursa Products
Kirim Artikel
Body Mass Index (BMI)
Games
Terms of Service
Saran untuk member
Artikel Terbaru
Populer
Rakyat High-Class, Tapi KATRO
Rabu, 30 Mei 2007

Sumber/penulis dari tulisan di bawah ini tidak kami ketahui, tapi karena isinya memang sangat berguna bagi kita semua, maka kami tampilkan di sini.
Jika anda mengetahui siapa penulis atau jika kebetulan anda adalah penulisnya, harap menghubungi kami via Contact Us.


Rakyat High-Class, Tapi KATRO

Saya sedih mendengar terbakarnya pesawat Garuda, GA-200 pada tanggal 7 Maret 2007, pukul 07.00 pagi, jurusan Jakarta-Yogyakarta di Bandara Adisucipto. Kejadian itu sungguh menyayat hati dan perasaan.

Kemudian saya teringat beberapa bulan yang lalu terbang ke Batam dengan menggunakan pesawat Garuda juga.

Di dalam pesawat duduk disamping saya seorang warga Jerman. Pada saat itu dia merasa sangat gusar dan terlihat marah, karena tiba tiba mendengar suara handphone tanda sms masuk dari salah satu penumpang, dimana pada saat itu pesawat dalam posisi mau mendarat. Orang ini terlihat ingin menegur tetapi tidak berdaya karena bukan merupakan tugasnya.

Langsung saya tanya kenapa tiba-tiba dia bersikap seperti itu, kemudian dia bercerita bahwa dia adalah manager salah satu perusahaan industri, dimana dia adalah supervisor khusus mesin turbin. Saat dia melaksanakan tugasnya tiba tiba mesin turbin mati, setelah diselidiki ternyata ada salah satu petugas sedang menggunakan HP didalam ruangan mesin turbin.

Orang Jerman ini menjelaskan bahwa apabila frekwensi HP dengan mesin turbin ini kebetulan sama dan sinergi ini akan berakibat mengganggu jalannya turbin tersebut, lebih fatal lagi berakibat turbin bisa langsung mati.

Cerita ini langsung saya kaitkan dengan peristiwa diatas, kalau saya tidak salah mendengar mesin pesawat tiba tiba mati pada saat mau mendarat. Mudah mudahan peristiwa ini bukan akibat HP penumpang.

Semoga tulisan ini bermanfaat untuk masyarakat yang sering bepergian dengan pesawat.

Rakyat kita ini memang High class. Handphone nya Mahal, Transportasi pake pesawat. Tapi bodohnya ga ketulungan. Ada yang ga tau kenapa larangan itu dibuat, ada yang tau tapi tetap ga peduli. Orang Indonesia harus selalu belajar dengan cara yang keras.


Buat yang belum tahu, kenapa ga boleh menyalakan Handphone di pesawat, berikut penjelasannya:

Sekedar untuk informasi saja, mungkin rekan rekan semua sudah mendengar berita mengenai kecelakaan pesawat yang baru "take-off" dari Lanud Polonia, Medan. Sampai saat ini penyebab kejadian tersebut belum diketahui dengan pasti.

Mungkin sekedar sharing saja buat kita semua yang memiliki dan menggunakan ponsel/telpon genggam atau apapun istilahnya. Ternyata menurut sumber informasi yang didapat dari ASRS (Aviation Safety Reporting System) bahwa ponsel mempunyai kontributor yang besar terhadap keselamatan penerbangan. Sudah banyak kasus kecelakaan pesawat terbang yang terjadi akibatkan oleh ponsel. Mungkin informasi dibawah ini dapat bermanfaat untuk kita semua, terlebih yang sering menggunakan pesawat terbang.


Contoh kasusnya antara lain:

Pesawat Crossair dengan nomor penerbangan LX498 baru saja "take-off" dari bandara Zurich , Swiss. Sebentar kemudian pesawat menukik jatuh. Sepuluh penumpangnya tewas. Penyelidik menemukan bukti adanya gangguan sinyal ponsel terhadap sistem kemudi pesawat.

Sebuah pesawat Slovenia Air dalam penerbangan menuju Sarajevo melakukan pendaratan darurat karena sistem alarm di kokpit penerbang terus meraung raung. Ternyata, sebuah ponsel di dalam kopor dibagasi lupa dimatikan, dan menyebabkan gangguan terhadap sistem navigasi.

Boeing 747 Qantas tiba-tiba miring ke satu sisi dan mendaki lagi setinggi 700 kaki justru ketika sedang "final approach" untuk "landing" di bandara Heathrow, London. Penyebabnya adalah karena tiga penumpang belum mematikan komputer, CD player, dan electronic game masing-masing (The Australian, 23/9/1998).

Seperti kita tahu di Indonesia, Begitu roda roda pesawat menjejak landasan, langsung saja terdengar bunyi beberapa ponsel yang baru saja diaktifkan.

Para "pelanggar hukum" itu seolah-olah tak mengerti, bahwa perbuatan mereka dapat mencelakai penumpang lain, disamping merupakan gangguan (nuisance) terhadap kenyamanan orang lain.

Dapat dimaklumi, mereka pada umumnya memang belum memahami tatakrama menggunakan ponsel, disamping juga belum mengerti bahaya yang dapat ditimbulkan ponsel dan alat elektronik lainnya terhadap sistem navigasi dan kemudi pesawat terbang.

Untuk itulah ponsel harus dimatikan, tidak hanya di switch agar tidak berdering selama berada di dalam pesawat.


Berikut merupakan bentuk ganguan-gangguan yang terjadi di pesawat:

Arah terbang melenceng,Indikator HSI (Horizontal Situation Indicator) terganggu, Gangguan penyebab VOR (VHF Omnidirectional Receiver) tak terdengar, Gangguan sistem navigasi, Gangguan frekuensi komunikasi, Gangguan indikator bahan bakar,Gangguan sistem kemudi otomatis, Semua gangguan diatas diakibatkan oleh ponsel, sedangkan gangguan lainnya seperti Gangguan arah kompas komputer diakibatkan oleh CD & game Gangguan indikator CDI (Course Deviation Indicator) diakibatkan oleh gameboy Semua informasi diatas adalah bersumber dari ASRS.

Dengan melihat daftar gangguan diatas kita bisa melihat bahwa bukan saja ketika pesawat sedang terbang, tetapi ketika pesawat sedang bergerak di landasan pun terjadi gangguan yang cukup besar akibat penggunaan ponsel. Kebisingan pada headset para penerbang dan terputus-putusnya suara mengakibatkan penerbang tak dapat menerima instruksi dari menara pengawas dengan baik.

Untuk diketahui, ponsel tidak hanya mengirim dan menerima gelombang radio melainkan juga meradiasikan tenaga listrik untuk menjangkau BTS (Base Transceiver Station). Sebuah ponsel dapat menjangkau BTS yang berjarak 35 kilometer. Artinya, pada ketinggian 30.000 kaki, sebuah ponsel bisa menjangkau ratusan BTS yang berada dibawahnya. (Di Jakarta saja diperkirakan ada sekitar 600 BTS yang semuanya dapat sekaligus terjangkau oleh sebuah ponsel aktif di pesawat terbang yang sedang bergerak di atas Jakarta).

Sebagai mahluk modern, sebaiknya kita ingat bahwa pelanggaran hukum adalah juga pelanggaran etika. Tidakkah kita malu dianggap sebagai orang yang tidak peduli akan keselamatan orang lain, melanggar hukum, dan sekaligus tidak tahu tata krama?

Sekiranya bila kita naik pesawat, bersabarlah sebentar.
Semua orang tahu kita memiliki ponsel.
Semua orang tahu kita sedang bergegas.
Semua orang tahu kita orang penting.
Tetapi, demi keselamatan sesama dan demi sopan santun menghargai sesama, janganlah mengaktifkan ponsel selama di dalam pesawat terbang.

Menulis komentar
  1. Pertanyaan yang ditujukan kepada Bursa Internet atau penulis artikel di atas, harap dikirimkan lewat Bursa Opini atau kirim lewat pm. Kami akan berusaha mencari jawabannya.
  2. Komentar atau saran yang ditujukan kepada Bursa Internet, harap dikirimkan lewat Contact Us.
  3. Harap menjaga agar isi komentar tetap relevan dengan artikel yang dikomentari; Komentar yang tidak ada hubungannya dengan artikel yang dikomentari, tidak akan ditayangkan.
  4. Iklan hendaknya dimasukkan ke Bursa Products. Silahkan lihat Promosi Bursa Products untuk mengetahui tata cara beriklan di Bursa Products
  5. Komentar yang bersifat serangan SARA atau terhadap pribadi, sama sekali tidak diperkenankan.
  6. Mari kita bersama menjadikan Bursa Internet ini sebuah web site untuk menjalin persahabatan dan bukan untuk membuat permusuhan.
  7. Kami kembali memberikan akses untuk umum, mudah-mudahan tidak ada yang menyalah-gunakannya.
Nama:
Title:
BBCode:Web AddressEmail AddressBold TextItalic TextUnderlined TextQuoteCodeOpen ListList ItemClose List
Komentar:



Code:* Code
Saya ingin dihubungi via email ketika ada komentar baru


Tambahkan sebagai favorit (72) | Kutip artikel ini di web site anda | Views: 1491

Komentar (1)
RSS comments
1. 23-08-2008 05:56
 
Luarrrr Biasa
Wow luaaar biasa....... 
Di Akhir zaman yang seperti ini masih ada orang seperti anda. Seandainya setiap orang memeiliki 1 % saja dari pemikiran anda saya yakin kita sama-sama saling menyelamat kan manusia,,,,,, 
 
peace
Guest
 
Roza, oza_maniez@ycom

 
< Prev   Next >

Top 20
We have 88 guests online
Bursa Info
Umum
Hoax atau Berita Bohong
Bursa Resto
Bursa Resep
Tip Praktis
Comtronic Corner
Kesehatan
Inspirational
Bermain Sains
 
© 2006 Bursa Internet
Powered by JANOKO.com
Best viewed in 1024x768 or more