Jum'at, 30 Juli 2010, 00:56:00 WIB

HomeBursa EventBursa ProductsBursa InfoBursa OpiniContact UsAbout Us
Home arrow Bursa Opini
Member
Cerita Silat
Profil Anda
Private Message (PM)
Daftar Member
Promosi Bursa Products
Kirim Artikel
Body Mass Index (BMI)
Games
Terms of Service
Saran untuk member

Artikel Terbaru
Populer
Bursa Opini
Welcome, Guest
Please Login or Register.    Lost Password?
Kronologis kasus Prita Mulyasari (PM) (1 viewing) (1) Guest
Mewujudkan Impian Indonesia Makmur
Go to bottom Post Reply Favoured: 0
TOPIC: Kronologis kasus Prita Mulyasari (PM)
#173
Bursa Internet (Moderator)
Moderator
Posts: 39
graphgraph
User Offline Click here to see the profile of this user
Kronologis kasus Prita Mulyasari (PM) 1 Year, 1 Month ago Karma: 1  
Dikutip dari SumbawaNews.com
SumbawaNews:
  • 7 Agusutus 2008, PM memeriksa kesehatan bertempat di Rumah Sakit Omni Internasional Tengerang – Banten. PM mengeluhkan panas tinggi dan pusing kepala
  • 7 Agustus 2008, PM ditangani dr. Indah dan dr. Hengky
  • 7 Agustus 2008, PM didiagnosis menderita demam berdarah, dan disarankan rawat inap, sembari diberikan suntikan
  • 8 Agustus 2008, PM dikunjungi dr. Hengky dan memberikan kabar tentang perubahan thrombosit dari sebelumnya 27.000 menjadi 181.000. Sepanjang hari ini, PM dihujani suntikan, tanpa pemberitahuan jenis dan tujuan penyuntikan kepada pasien.
  • 8 Agustus 2008, mulai terliat kejanggalan pada badan PM yakni; tangan kiri membengkak, suhu badan naik hingga mencapai 39 derajat. Sampai sejauh ini, tidak ada dokter visit, termasuk dr. Hengky.
  • 9 Agusustus 2008, PM dikunjungi dr. Hengky dan meninginformasikan kepada pasien bahwa dirinya terkena virus udara. Sejauh ini, tindakan medis berupa suntikan terus dihujamkan ketubuh PM
  • 9 Agustus 2008, setelah Maghrib, PMdisuntik 2 ampul dan terserang sesak napas selama 15 menit dan diberikan oxygen. Saat yang sama hadir dokter jaga tanpa dr. Hengky. Saat yang sama tangan kanan PM pembengkakan. PM meminta infus dihentikan dan suntikan serta obat-obatan.
  • 10 Agustus 2008, keluarga PM meminta ketemu dr. Hengky dan meminta penjelasan tentang kondisi dan keadaan pasien termasuk penjelasan tentang revisi hasil lab. Saat yang sama, PM mengalami pembengkakan di leher kiri dan mata kiri. Respon dr. Henky lebih menyalahkan bagian lab
  • 11 Agustus 2008, PM masih panas tinggi mencapai 39 derajat. PM berniat pindah dan pada saat yang sama PM membutuhkan data medis. Setelah “perjuangan panjang” sampai ke tingkat manajemen RS Omni, data PM diprint out tanpa diserta data hasil lab yang valid.
  • 12 Agustus 2008, PM pindah ke RS lain di Bintaro. Disini PM dimasukkan ruang isolasi oleh karena virus yang menimpa dirinya dapat menyebar. Menurut dokter, PM terserang virus yang biasa menyerang anak-anak. (disini fakta PM terserang demam berdarah tidak terbukti, hanya saja PM telah terlanjur disuntik bertubi-tubi ditambah infus di RS Omni)
  • 12 Agustus 2008, keluarga PM meminta hasil resmi kepada RS. Omni tentang hasil lab yang semula 27.000 dan berubah menjadi 181.000 (Thrombosit rendah mengharuskan pasien rawat inap)
  • 15 Agustus 2008, PM menulis dan mengirimkan email pribadi kepada terdekat terkait keluhan pelayanan RS Omni internasional. Email ini kemudian beredar luas di dunia maya
  • Agustus 2008, ada upaya mediasi antara PM dan RS Omni, hanya saja mengalami kebuntuan
  • 6 September 2008, dr. Hengky menggugat PM dan masuk dalam kategori gugatan pidana (pencemaran nama baik).
  • 8 September 2008, pihak Omni Internasional menanggapi email PM di harian Kompas dan Media Indonesia
  • 24 September 2008, PM menggugat perdata RS Omni termasuk dr. Hengky dan dr. Grace
  • 11 Mei 2009, PM diputuskan kalah dalam kasus perdata, konsekuensinya PM harus membayar ganti rugi materiil Rp 161 juta dan kerugian immaterial Rp 100 juta
  • 13 Mei PM ditahan di LP Wanita Tangerang, sebagai tahanan kejaksaan
  • 1-2 Juni 2009, PM kebanjiran pendukung khususnya dari para blogger hingga mencapi 30.000
  • 3 Juni 2009, kasus PM meminta perhatian publik pada skala massif. Dukungan pun datang hingga RI 1 dan RI 2 turun tangan. Lebih dari itu, dukungan para blogger mencapai angka 40.000, ditambah suara LSM, akademisi, politisi bersatu membuat opini publik, tidak seharusnya PM ditahan dan harus segera dibebaskan.
  • 3 Juni 2009, tepat pukul 16.20 PM dibebaskan dari LP Wanita Tangerang dengan perubahan status sebagai tahanan kota.
  • 4 Juni 2009, PM sidang dalam perkara pidana
 
Report to moderator   Logged Logged  
  The administrator has disabled public write access.
#174
Yungyung (User)
Fresh Boarder
Posts: 7
graphgraph
User Offline Click here to see the profile of this user
Re:Kronologis kasus Prita Mulyasari (PM) 1 Year, 1 Month ago Karma: 0  
Rumah sakit di Indonesia emang sudah semakin biasa memainkan pasien. Dan sejauh ini IDI terkesan melindungi, mungkin kerna solidaritas sesama dokter.

Dalam kasus Prita ini, saya juga tidak melihat IDI memberi komentar. Solidaritas lagi? Takut? atau karena yang berada di balik perkara ini adalah para senior?
 
Report to moderator   Logged Logged  
  The administrator has disabled public write access.
#175
Indra (User)
Senior Boarder
Posts: 71
graph
User Offline Click here to see the profile of this user
Re:Kronologis kasus Prita Mulyasari (PM) 1 Year, 1 Month ago Karma: 5  
Soal bermain-main, RS di Indonesia memang paling jago.
Saya pernah mendapat komentar seorang dokter dari Eropah, kebetulan beliau adalah orang Indonesia, tapi kuliah kedokteran di Eropah dan akhirnya praktek di sana, sekarang sudah menjadi dokter senior.

Beliau mengatakan bahwa di Indonesia penggunaan albumin di RS sudah sampai batas penyalah-gunaan.
Di Eropah, albumin cuma digunakan untuk pasien dengan luka bakar yang parah atau pasien yang mengalami masalah penyerapan protein.
Tapi di Indonesia, asal orang mau operasi, dokter langsung buka resep albumin dengan alasan bahwa agar pasien cepat recover pasca operasi.
Padahal asal tahu aja, albumin itu 1,5 juta per-dosis, dan dokter suka meresepkan 2-3 dosis albumin.
Belum lagi sejumlah RS menolak kalau kita mau cari albumin sendiri, tentu saja karena itu berarti omzet mereka akan berkurang.
 
Report to moderator   Logged Logged  
  The administrator has disabled public write access.
#182
Indra (User)
Senior Boarder
Posts: 71
graph
User Offline Click here to see the profile of this user
Re:Kronologis kasus Prita Mulyasari (PM) 1 Year, 1 Month ago Karma: 5  
Ada berita tambahan nih:
Okezone.com:
Perseteruan antara Prita Mulyaningsih dengan RS Omni International, Alam Sutera, Tangerang, Banten, terus berlanjut. Meski mendapat banyak hujatan, RS Omni bersikeras tidak akan mencabut gugatan terhadap Prita.

Kuasa hukum RS Omni, Heribertus, menegaskan upaya mediasi bisa saja ditempuh asalkan Prita menghentikan tuntutannya yang meminta hasil pemeriksaan trombositnya saat diperiksa pada Agustus 2008 silam.

"Kuncinya itu ada di Ibu Prita. Hasil trombosit itu kan tidak bisa dijadikan acuan, tapi kenapa diperdebatkan?" ungkapnya saat dikonfirmasi okezone, Jumat (5/6/2009).

Menurut dia, pihak RS menyayangkan sikap Prita yang tidak mau mengakui bahwa tulisannya di berbagai media merupakan fakta yang tidak benar.

"Kalau Ibu Prita menyadari itu, masalahnya kan bisa ketemu. Tapi kalau tetap ngotot kan tidak bisa. Kita lihat perkembangannya, kalau (mediasi) mungkin, itu baik-baik saja," pungkasnya.
Ko aneh ya? Mustinya klarifikasi tentang masalah hasil pemeriksaan trombosit tersebut, eh kok RSOI malah minta agar tuntutan hasil pemeriksaan trombosit tersebut dicabut?
Nah, ketahuan deh, ada aroma tak sedap di seputar hal itu
 
Report to moderator   Logged Logged  
  The administrator has disabled public write access.
Go to top Post Reply
get the latest posts directly to your desktop

Top 20
We have 43 guests online
Bursa Info
Umum
Hoax atau Berita Bohong
Bursa Resto
Bursa Resep
Tip Praktis
Comtronic Corner
Kesehatan
Inspirational
Bermain Sains

 
© 2006 Bursa Internet
Powered by JANOKO.com
Best viewed in 1024x768 or more