Romanos wrote:
QUOTE:
Wah, lama saya tidak muncul di Bursa Internet, sekali muncul saya langsung punya cerita lucu dan menarik.
Saya juga punya cerita yang tak kalah menariknya.
Ada orang yang tidak saya kenal mengirim email seenaknya menawarkan asuransi Prudential.
Lalu saya jawab sambil memberi teguran bahwa apa yang dilakukannya adalah spamming.
Eh malah jawabannya seperti ini:
aulia_gani:
to: bung indra,
saya kan tdk mengirim virus atau sesuatu yg merugikan anda shg pantas anda bilang jd "korban"...itu sama saja dgn ketemu anda di mall trus sy tawarkan produk sy ke anda, bedanya ini di dunia maya...jk anda suka silahkan ditindaklanjuti tp jk tdk di-delete langs pun tdk jd masalah...
gitu aja kok repot!
negara kita ini sdh byk masalah mas, jgn ditambah lagi...
pisss...Padahal teguran saya cuma seperti ini:
Indra:
Email anda di bawah ini adalah tergolong spam.
Untuk definisi spam, silahkan anda lihat Memberantas dan menghindari spam
Yang jelas, kalau anda mau mempromosikan perusahaan/produk anda, gunakan jalur yang benar, kalau perlu anda membayar media massa untuk beriklan.
Atau kalau dana anda terbatas, anda bisa mencari website-website yang bisa membantu mengiklan produk anda secara gratis.
Saya cc kepada korban-korban yang lain agar informasi tentang spam ini dapat tersebar secara lebih luas sehingga (mudah-mudahan) menghindarkan Indonesia terpuruk menjadi negara penghasil spam.Saya pikir bahwa pesan tersebut sudah saya sampaikan dengan
gesture yang baik.
Sayang, perusahaan Prudential yang merupakan salah satu perusahaan asuransi internasional yang baik, harus dirusak reputasinya oleh agen yang tidak bertanggung-jawab seperti itu.
Dengan kata-kata dari seorang (yang mengaku) agen Prudential yang bersikap mau menang sendiri seperti itu, kalau saya tidak pernah berhubungan dengan Prudential sebelumnya, tentu saya akan berpikir negatif tentang Prudential.