Kamis, 9 September 2010, 19:10:46 WIB

HomeBursa EventBursa ProductsBursa InfoBursa OpiniContact UsAbout Us
Home arrow Bursa Opini
Member
Cerita Silat
Profil Anda
Private Message (PM)
Daftar Member
Promosi Bursa Products
Kirim Artikel
Body Mass Index (BMI)
Games
Terms of Service
Saran untuk member

Artikel Terbaru
Populer
Bursa Opini
Welcome, Guest
Please Login or Register.    Lost Password?
'Invisible Hand' Kembali Cekal Iklan Mega-Prabowo (1 viewing) (1) Guest
Go to bottom Post Reply Favoured: 0
TOPIC: 'Invisible Hand' Kembali Cekal Iklan Mega-Prabowo
#214
Bursa Internet (Moderator)
Moderator
Posts: 39
graphgraph
User Offline Click here to see the profile of this user
'Invisible Hand' Kembali Cekal Iklan Mega-Prabowo 1 Year, 2 Months ago Karma: 1  
Detik.com:
Jakarta - Iklan Mega-Prabowo kembali tak bisa tayang di sejumlah stasiun tv. Kali ini, iklan yang 'dicekal' nongol di layar kaca tersebut terdiri dari tiga versi, masing-masing berdurasi 60 detik.

Versi pertama menyoal masalah pendidikan gratis - yang belakangan gencar dipromosikan pemerintah lewat aneka rupa media. Versi kedua terkait utang luar negeri yang sontak melonjak. Sementara versi ketiga memotret buramnya perekonomian Indonesia.

Sebagaimana iklan-iklan terdahulu - yang juga sempat dicekal penayangannya oleh Trans TV, Trans 7, Tv One, dan RCTI - ketiga versi iklan itu juga memotret fakta, disertai dengan data. "Apa yang kami tayangkan berdasarkan fakta, bukan rekayasa," tandas Fadli Zon, Sekjen Tim Kampanye Nasional Mega-Prabowo.

Tentang pendidikan gratis misalnya, dalam iklan tersebut merekam sebuah fakta paradoks antara apa yang dipromosikan pemerintah - yakni pendidikan gratis - dengan kenyataan di lapangan: para orang tua murid mengeluh karena ternyata masih harus mengeluarkan uang untuk membeli buku.

Cuplikan visual dan narasi dalam iklan tersebut, antara lain, sebagai berikut: "Saudara-saudara, Merdeka! Mulai tahun 2009 sekolah gratis." Narasi ini menggambarkan promosi pemerintah tentang sekolah gratis - yang belakangan ini getol dilakukan.

Si anak, yang kebetulan mendengarkan pemberitahuan - yang disiarkan lewat radio - tersebut langsung bersorak gembira. Namun, tiba-tiba radio diambil orang tuanya sembari berucap " Maaf ya nak, radio ini harus dijual. Ini semua untuk membeli buku sekolahmu," kata ibunya. Si anak pun kemudian menyahut, "Lho, tapi berita di radio katanya..."

Sulit dimungkiri, iklan Mega-Prabowo yang menyoal pendidikan gratis itu sebintang dengan kenyataan yang ada di lapangan. Hingga kini, faktanya para orang tua murid di berbagai daerah terus saja mengeluh, lantaran masih dipungut rupa-rupa biaya sekolah: mulai dari uang gedung, buku paket, hingga seragam. Belum lagi biaya untuk kegiatan ekstra kurikuler.

Bahkan, belum lama ini di Mungkid Magelang, ratusan orang tua murid menggelar aksi demo di depan Kantor Pemkab menyoal iklan pendidikan gratis karena mereka nilai bohong. "Program pendidikan gratis itu bohong. Tidak sesuai dengan kenyataan sebenarnya," tandas Wahyu Sukmo Hadi, koordinator aksi.

Karena itulah, Fadli mengaku heran dengan ditolaknya penayangan ketiga versi iklan Mega-Prabowo tersebut oleh sejumlah stasiun tv. Pasalnya, yang diungkap dalam iklan itu adalah fakta. Padahal, iklan pendidikan gratis dari pemerintah yang tidak sesuai dengan kenyataan justru gencar ditayangkan.

Fadli menengarai ada pihak tertentu di luar stasiun tv yang berada di balik pelarangan iklan kampanye Mega-Prabowo tersebut. "Apalagi, sesuai aturan main, iklan-iklan kami sudah lolos Lembaga Sensor Film," katanya. (adv/adv)
 
Report to moderator   Logged Logged  
  The administrator has disabled public write access.
      Topics Author Date
    thread link
'Invisible Hand' Kembali Cekal Iklan Mega-Prabowo
Bursa Internet 2009/07/05 08:22
Go to top Post Reply
get the latest posts directly to your desktop
We have 15 guests online
Bursa Info
Umum
Hoax atau Berita Bohong
Bursa Resto
Bursa Resep
Tip Praktis
Comtronic Corner
Kesehatan
Inspirational
Bermain Sains

 
© 2006 Bursa Internet
Powered by JANOKO.com
Best viewed in 1024x768 or more