Jum'at, 30 Juli 2010, 00:53:52 WIB

HomeBursa EventBursa ProductsBursa InfoBursa OpiniContact UsAbout Us
Home arrow Bursa Opini
Member
Cerita Silat
Profil Anda
Private Message (PM)
Daftar Member
Promosi Bursa Products
Kirim Artikel
Body Mass Index (BMI)
Games
Terms of Service
Saran untuk member

Artikel Terbaru
Populer
Bursa Opini
Welcome, Guest
Please Login or Register.    Lost Password?
Reksadana vs Euro (1 viewing) (1) Guest
Go to bottom Post Reply Favoured: 0
TOPIC: Reksadana vs Euro
#59
Bursa Internet (Moderator)
Moderator
Posts: 39
graphgraph
User Offline Click here to see the profile of this user
Reksadana vs Euro 2 Years, 8 Months ago Karma: 1  
Memang, trend jaman dulu (bahkan sebelum krismon 1998), menyimpan uang dalam dollar memang menjadi primadona.
Ketika seseorang ingin menabung jangka panjang, maka hampir bisa dipastikan bahwa Dollar menjadi pilihan utama.
Alhasil, sewaktu krismon terjadi, pemilik tabungan Dollar menjadi semakin berkilauan (sepanjang banknya tidak melorot lho)

Tapi, apakah memang selalu demikian?
Dengan bangkitnya pasar saham di Indonesia dan semakin maraknya reksadana, maka bisa terlihat bahwa reksadana adalah instrumen finansial yang lebih menguntungkan dibandingkan tabungan dollar atau pun mata uang asing lainnya.

Coba kita bandingkan antara hasil pengembangan reksa dana dan tabungan Euro.
Kalkulasi dilakukan dengan asumsi sebagai berikut:
  • Nilai Dollar tetap, nilai Euro berfluktuasi terhadap Dollar

  • Fluktuasi Euro - Dollar dihitung dengan menjumlahkan nilai terendah dalam satu tahun dengan nilai tertinggi pada tahun yang sama, lalu dibagi dua. Dari data di Wikipedia, maka didapat Euro-Dollar tahun 2000 adalah 0.93 dan Euro-Dollar tahun 2007 adalah 1.39

  • Nilai Rupiah terhadap Dollar tetap yaitu IDR 9,000 untuk USD 1; Asumsi ini dibuat dengan kenyataan bahwa nilai tukar Rupiah terhadap Dollar berfluktuasi antara 8000-10000

  • Bunga tabungan Euro adalah 4%; Kenyataanya, jarang ada bank di Indonesia yang mau memberi bunga 4%, kebanyakan kurang dari itu.

  • Nilai pengembangan reksadana adalah 35%/tahun; Banyak reksadana yang punya nilai pengembangan lebih besar dari itu.

Jadi, kita mulai dengan menginvestasikan USD 1,000 ke reksadana di tahun 2000, dan USD 1,000 ke deposito Euro juga di tahun 2000
Maka di awal tahun 2000, ada 2 transaksi: IDR 9,000,000 masuk reksadana dan EUR 1,020.41 ke deposito Euro.
Di akhir tahun 2007:
  • Dana di reksadana sudah menjadi: IDR 9,000,000 X (1.35)^7 = IDR 73,549,358; Atau USD 8,172.15

  • Dana di deposito Euro menjadi: EUR 1,020.41 X (1.04)^7 = EUR 1,342.79; Atau USD 1,866.48

Mana yang lebih besar hasil akhirnya?

Kesimpulan:
  • Menabung Euro memang menarik jika memang jangka pendek atau pada saat Indonesia sedang dalam keadaan tidak stabil

  • Menabung di reksadana pada jangka panjang akan memberikan hasil yang sangat menarik. Tapi harus diingat bahwa reksadana mempunyai nilai pengembangan yang berfluktuasi, jadi kalau hanya mempunyai dana jangka pendek (kurang dari setahun), sebaiknya jangan coba-coba reksadana. Apalagi kalau dananya untuk biaya nikah, wah bisa batal jadi penganten baru

  • Menabung di reksadana Rupiah, membuat mata uang Rupiah lebih stabil karena para fund manager tersebut tetap harus memainkan instrumen mereka di sekitar Rupiah. Bahkan beberapa reksadana asing membuat produk reksadana yang khusus menanamkan investasi mereka di saham Indonesia. Jadi dana kita tidak jalan-jalan ke luar negeri.
 
Report to moderator   Logged Logged  
  The administrator has disabled public write access.
Go to top Post Reply
get the latest posts directly to your desktop

Top 20
We have 27 guests online
Bursa Info
Umum
Hoax atau Berita Bohong
Bursa Resto
Bursa Resep
Tip Praktis
Comtronic Corner
Kesehatan
Inspirational
Bermain Sains

 
© 2006 Bursa Internet
Powered by JANOKO.com
Best viewed in 1024x768 or more