Jum'at, 30 Juli 2010, 00:24:06 WIB

HomeBursa EventBursa ProductsBursa InfoBursa OpiniContact UsAbout Us
Home arrow Umum arrow Biofuel - Apa?
Member
Cerita Silat
Profil Anda
Private Message (PM)
Daftar Member
Promosi Bursa Products
Kirim Artikel
Body Mass Index (BMI)
Games
Terms of Service
Saran untuk member
Artikel Terbaru
Populer
Biofuel - Apa?
Rabu, 01 November 2006

Semakin hari, semakin sering kita melihat tulisan mengenai biofuel atau biodiesel di koran-koran mau pun majalah. Dari sejumlah informasi tersebut, ada yang sudah langsung mengerti, ada yang masih terheran-heran tentang apa itu biofuel, dan mengapa semakin banyak orang membicarakannya.

Artikel ini dimaksudkan untuk menjadi pengantar atau informasi awal bagi yang masih terheran-heran, atau sebagai informasi tambahan bagi yang sudah mengerti dan mengetahui.
Setelah membaca artikel ini, anda bisa melanjutkan ke artikel "Biofuel - Mengapa?" yang memberikan beberapa fakta tentang mengapa masyarakat dunia (tentunya termasuk anda dan saya) memerlukan biofuel.
Mungkin pada saat artikel ini diterbitkan di Bursa Internet, artikel "Biofuel - Mengapa?" masih belum muncul, harap bersabar dan tetaplah rajin berkunjung ke Bursa Internet dan melihat kolom Latest News, cepat atau lambat, artikel tersebut akan muncul di sana.

Apa itu biofuel?

Biofuel adalah bahan bakar atau sumber energi yang berasal dari bahan organik.
Jadi definisi biofuel memang cukup luas yaitu mencakup bahan bakar yang dibuat dari tumbuhan mau pun hewan.

Berbeda dengan bahan bakar yang sudah akrab dengan kehidupan kita sehari-hari yaitu bensin dan solar yang berasal dari minyak bumi, biofuel mempunyai sifat dapat diperbaharui, artinya bahan bakar ini dapat dibuat oleh manusia dari bahan-bahan yang bisa ditumbuhkan atau dibiakkan.

Bingung? OK, mari kita langsung ke hal yang praktikal untuk menghindarkan definisi-definisi ilmiah yang biasa menjadi konsumsi para ilmuwan.
Singkat cerita, biofuel diciptakan untuk menggantikan bahan bakar yang ada, jadi manusia menciptakan biofuel untuk pengganti bensin dan juga biofuel untuk pengganti solar.

Biofuel pengganti bensin

Biofuel pengganti bensin biasanya adalah etanol; Untuk menghindarkan penjelasan panjang yang rumit, saya rasa cukup dijelaskan bahwa alkohol yang kita kenal (alkohol untuk mencuci luka dan alkohol pada minuman keras) sebenarnya merupakan salah satu variant bahan kimia yang mempunyai "keluarga dekat" yaitu ethanol. Karena masih "keluarga dekat", maka sifatnya pun mirip yaitu mudah menguap dan terbakar.

Seperti halnya keluarga alhohol lainnya, ethanol dibuat dari hasil fermentasi bahan-bahan yang mengandung karbohidrat — ingat proses pembuatan minuman keras dari bahan beras (arak beras), anggur (wine), barley (bir), nira (tuak)

Brasil merupakan negara yang telah sukses memproduksi dan memanfaatkan ethanol ini. Bahan baku yang mereka gunakan adalah tebu.
Di sana, etanol bukan hanya digunakan untuk bahan bakar mobil, tapi juga untuk bahan bakar pesawat terbang.

Selain tebu, masih banyak bahan baku lain yang bisa diubah menjadi ethanol, antara lain: jagung, singkong, ubi, gandum, dll.
Bahkan belum lama ini, ada laporan ilmiah yang menyatakan bahwa ada teknologi untuk mengubah cellulose (serat tumbuhan) menjadi karbohidrat sederhana yang kemudian dapat difermentasikan menjadi ethanol. Dengan demikian, maka batang dan daun tumbuhan dapat digunakan juga menjadi bahan baku ethanol; Bayangkan bahwa sampah dari kebun anda dapat diubah menjadi bahan bakar mobil anda.
Sayang bahwa teknologi tersebut masih dalam tahap uji coba dan belum disebar-luaskan.

Banyak mesin mobil yang tidak bisa secara langsung menggunakan ethanol sebagai bahan bakar karena mesin tersebut dirancang untuk menggunakan bensin dan bukanlah ethanol sebagai bahan bakar. Untuk memudahkan transisi pemakaian dan menghindarkan merancang mesin yang baru, orang mencoba mencampur bensin dengan ethanol, yang ternyata dapat digunakan pada mesin mobil dengan cukup baik. Campuran tersebut kemudian dinamakan Gasohol yang merupakan singkatan dari Gasoline Alcohol.

Untuk memudahkan mengetahui persentase campuran, gasohol diberi kode E (karena menggunakan campuran ethanol) dan nilai persentase ethanol pada campuran tersebut. Sebagai contoh: Campuran ethanol 10% dan bensin 90% diberi nama E10, ethanol 20% dan bensin 80% diberi nama E20, dst.

Beberapa negara Eropa sudah menerapkan pola insentif pemakai gasohol, antara lain mobil bersertifikasi pemakai E90 akan memperoleh fasilitas bebas parkir di pusat kota.

Biofuel pengganti solar

Biofuel pengganti solar mempunyai beberapa variant sebagai berikut:

Jenis bahan baku:
1.Minyak tumbuhan
2.Minyak hewan

Cara pengolahan:
1.100% minyak tumbuhan atau hewan yang tidak dimodifikasi secara kimiawi
2.Minyak tumbuhan atau hewan yang dimodikasi secara kimiawi
3.Campuran minyak tumbuhan atau hewan (baik yang dimodifikasi mau pun tidak) dengan solar — Mirip seperti gasohol.
Pada biofuel jenis ini, dipakai kode B yang diikuti dengan persentase biofuel pada campuran tersebut. Contoh: 10% biofuel dan 90% solar disebut B10.

Pada penggunaan 100% minyak biofuel tanpa modifikasi, biasanya diperlukan pemanas untuk mengubah kekentalan minyak tersebut sehingga menyerupai kekentalan solar, methode ini kurang disukai karena memerlukan modifikasi pada mesin yaitu memasang alat pemanas minyak biofuel sebelum minyak tersebut diumpankan ke mesin disel.

Minyak biofuel yang dimodifikasi secara kimiawi — disebut biodiesel — lebih memungkinkan untuk digunakan pada mesin disel tanpa modifikasi mesin.
Proses modifikasi — yang disebut proses transesterification — menggunakan sejenis alkohol juga sebagai salah satu bahan reaktan. Jenis alkohol yang digunakan adalah methanol atau ethanol.
Jika digunakan methanol maka hasil biodieselnya disebut FAME (Fatty Acid Methyl Ester), jika ethanol yang digunakan maka hasilnya disebut FAEE (Fatty Acid Ethyl Ester)
Pada pembuatan biodiesel secara komersial, umumnya digunakan ethanol, tapi mengingat ethanol cenderung menarik air sehingga dalam proses pembuatan FAEE akan cenderung menimbulkan lebih banyak sabun, maka sebagian orang menggunakan methanol sehingga biodiesel yang dihasilkan adalah FAME.
Mungkin anda akan mengerutkan kening ketika disebutkan bahwa proses pembuatan FAEE akan menimbulkan sabun... ya, anda tidak salah baca dan kami tidak salah ketik, proses pembuatan biodiesel (baik FAEE mau pun FAME) memang menimbulkan produk sampingan yang antara lain adalah sabun.
Sebagai informasi tambahan, sabun mandi yang anda gunakan sehari-hari juga dibuat dari minyak organik, biasanya digunakan minyak kelapa sawit atau CPO (crude palm oil)

Biodiesel yang dijual Pertamina di beberapa SPBU adalah dari 10% FAME dan 90% minyak solar, atau yang disebut B10.

(RIS)

Menulis komentar
  1. Pertanyaan yang ditujukan kepada Bursa Internet atau penulis artikel di atas, harap dikirimkan lewat Bursa Opini atau kirim lewat pm. Kami akan berusaha mencari jawabannya.
  2. Komentar atau saran yang ditujukan kepada Bursa Internet, harap dikirimkan lewat Contact Us.
  3. Harap menjaga agar isi komentar tetap relevan dengan artikel yang dikomentari; Komentar yang tidak ada hubungannya dengan artikel yang dikomentari, tidak akan ditayangkan.
  4. Iklan hendaknya dimasukkan ke Bursa Products. Silahkan lihat Promosi Bursa Products untuk mengetahui tata cara beriklan di Bursa Products
  5. Komentar yang bersifat serangan SARA atau terhadap pribadi, sama sekali tidak diperkenankan.
  6. Mari kita bersama menjadikan Bursa Internet ini sebuah web site untuk menjalin persahabatan dan bukan untuk membuat permusuhan.
  7. Kami kembali memberikan akses untuk umum, mudah-mudahan tidak ada yang menyalah-gunakannya.
Nama:
Title:
BBCode:Web AddressEmail AddressBold TextItalic TextUnderlined TextQuoteCodeOpen ListList ItemClose List
Komentar:



Code:* Code
Saya ingin dihubungi via email ketika ada komentar baru


Tambahkan sebagai favorit (71) | Kutip artikel ini di web site anda | Views: 5326

Komentar (12)
RSS comments
1. 26-05-2009 06:24
 
hallo
aku mau nanya, kalo biofuel itu bahan bakar yang mudah terbakar seperti bensin? 
terima ksih sebelumnya. 
Hhe .. 
:? :eek
Guest
 
blubb, lavindha_buble16@yahoo.com
2. 20-05-2009 23:36
 
nurul
saya ingin bertanya apakah sulit membuat biodiesel dari minyak jelantah dan faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi hasil biodisel itu sendiri???
Guest
 
nurul hildawati, nurulhildawati@yahoo.co.id
3. 17-01-2009 00:07
 
bertanya
saya ingin bertanya tentang.....apakah limbah cpo yang digunakan dalam biodisel mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap proses esterifikasi dan transesterifikasi 
 
 
tolong bantu saya memberi informasi tentang pembuatan biodisel dengan menggunakan limbah cpo padat dan cair
Guest
 
tia, tia_pasya@yahoo.com
4. 17-11-2008 02:17
 
Mesin biodiesel
:)Saya ingin memiliki mesin mini ,untuk percobaan produksi minyak biodiesel untuk orang banyak di sumut, kebetulan disumatera banyak memiliki bahan baku pendukung,dan menciptakan lapangan kerja.terima kasih supaya secepatnya bisa diinformasikan. :? :p
Guest
 
Albert Angkasa, albert _ang@ymail.com
5. 01-11-2008 22:37
 
pertanyaan 1
mhon jelaskan sistem pengeringan pada biofuel khususnya minyak jarak serta alat apa yang sering digunakan. 
trimakasih
Guest
 
cory, regina.cory@yahoo.com
6. 23-10-2008 19:54
 
pertanyaan 1
informasi tentang pengaruh kadar air terhadap pengolahan biouel. oke!! THANKS...
Guest
 
wa_li, lilik_saras@yahoo.co.id
7. 06-09-2008 02:54
 
ass.....
mohon informasi serta alat/tekhnologi yang digunakan untuk membuat biofuel dari ketela 
thanks...
Guest
 
h isfaudhi arifian, isfaudhi_86@yahoo.co.id
8. 28-08-2008 23:14
 
ass.....
Mbak Astuti, 
Terimakasih banyak untuk sharingnya yang sangat berharga. 
Bisa tolong menjelaskan lebih detail, atau bahkan memberikan step-by-step prosedur untuk mengubah minyak goreng bekas menjadi biodiesel? 
Informasi tersebut akan sangat berharga bagi masyarakat umum sekaligus mengurangi pemakaian minyak goreng bekas untuk konsumsi manusia. 
Ditunggu lho artikelnya.
Registered
 
9. 28-08-2008 21:19
 
Biodiesel
Mungkin sedikit informasi dari saya, karena penelitian tugas akhir saya adalah transesterifikasi minyak goreng bekas menjadi biodiesel. 
 
Umumnya, metode pembuatan biodiesel melalui reaksi transesterifikasi trigliserida dengan bantuan katalis basa NaOH atau KOH dalam media alkohol berantai pendek.  
 
Metode pembuatan biodiesel dari minyak goreng bekas berbeda dengan metode pembuatan biodiesel dari minyak nabati biasa. Minyak goreng bekas mengandung 5%-15% asam lemak bebas yang tidak dapat terkonversi menjadi metil ester atau biodiesel dengan satu langkah reaksi transesterifikasi menggunakan katalis. 
 
Minyak goreng bekas telah mengalami pemanasan pada temperatur tinggi sehingga mengandung asam lemak bebas tinggi, sehingga akan menimbulkan reaksi penyabunan dan menghambat pembentukan biodiesel. 
 
Salah satu metode untuk mengatasi hal ini adalah dengan melakukan perlakuan awal terhadap minyak goreng bekas untuk mengurangi kadar asam lemak bebas sebelum dilakukan transesterifikasi, sehingga asam lemak bebas diubah menjadi alkil ester (biodiesel) melalui reaksi esterifikasi.  
nullnull
Guest
 
Astuti, padmaningsih@yahoo.com
10. 13-07-2008 06:25
 
Biodiesel
wuih hebat juga yah.. dan sy denger, untuk pembuatan biodiesel dipake minyak jelantah. gimana caranya yah??? :eek
Guest
 
rusman, mrusmann@yahoo.com


 
< Prev   Next >

Top 20
We have 70 guests online
Bursa Info
Umum
Hoax atau Berita Bohong
Bursa Resto
Bursa Resep
Tip Praktis
Comtronic Corner
Kesehatan
Inspirational
Bermain Sains
 
© 2006 Bursa Internet
Powered by JANOKO.com
Best viewed in 1024x768 or more